KUNJUNGAN MENRISTEK DIKTI KE UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Bangkalan, (03/05) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi; Prof. H. Mohammad Nasir, Ph.D., Ak mengunjungi Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kunjungan Menristek Dikti ini dalam rangka peresmian Gedung Pertemuan UTM dan Peluncuran Bibit Jagung Madura 1 serta Madura 2. Disela-sela kunjungannya, Prof Nasir didampingi oleh Rektor UTM Dr. Drs. Muh. Syarif, M.Si, Ak menyempatkan diri mengunjungi stand Prodi Ilmu Kelautan (IKL) dan Managemen Sumberdaya Perairan (MSP). Di Standnya, Prodi IKL dan MSP menampilkan alat-alat petani garam, alat inovasi garam serta produk-produk lokal hasil pembinaan Pusat Studi Kelautan UTM. Salah satu produk lokal binaan Pusat Studi Kelautan yang ditampilkan adalah garam. “Produk olahan lokal kelautan yang telah dibina perlu ditingkatkan, serta ditingkatkan pula inovasi-inovasi lanjutan untuk produk garam sehingga Indonesia tidak perlu lagi impor garam terutama garam industry karena sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.” Kata Prof Nasir di saat kunjungannya di stand Prodi IKL dan MSP.

IMG_20160503_154831_1

Pulau Madura dikenal sebagai pulau garam, hal ini dikarenakan dahulu pulau ini jaya dengan poduksi garamnnya. Namun, saat ini produksi garam di Madura jauh menurun dibandingkan dengan ketika masa jayanya. Prodi IKL memiliki tujuan untuk mengembalikan kejayaan produksi garam di Madura, salah satunya melalui pengembangan riset-riset garam serta pembinaan UKM garam. Sehingga harapannya melalui riset yang melahirkan inovasi dalam produksi garam serta pembinaan UKM garam dapat meningkatkan produksi garam di Madura bahkan mengembalikan kejayaan Madura yang dikenal sebagai Pulau Garam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *