Studi Kenal Lapang 2015: Menambah Wawasan, Membuka Jejaring

Studi kenal lapang (Stula) merupakan kegiatan yang dilakukan untuk BELAJAR dengan cara MENGAMATI secara langsung apa yang selama ini telah disampaikan selama perkuliahan maupun yang belum disampaikan dalam kelas. Tujuan lain dari stula adalah mahasiswa bisa menindaklanjuti dalam kegiatan PKL ataupun penelitian tugas akhir. Stula dilaksanakan oleh Ilmu Kelautan angkatan 2014 di Banyuwangi dan Bali pada tanggal 6-8 Oktober 2015. Ada 5 tujuan pelaksanaan Stula pada tahun ini, yaitu:

  1. BP3 (Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan) Banyuwangi
  2. Seacorm (Balai Penelitian dan Observasi Laut)
  3. MIC (Mangrove Information Center)
  4. Gondol (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut)
  5. IBRC (Indonesian Biodiversity Research Centre)

Selain tempat belajar tersebut, peserta stula juga mengunjungi berbagai tempat wisata yang terdapat di pulau dewata Bali, yaitu pantai Nusa Dua, pantai Pandawa dan berbagai wisata belanja.

Peserta stula pada tahun ini adalah mahasiswa semester 3 angkatan 2014 yang berjumlah 78 orang mahasiswa. Selain itu, juga diikuti oleh pendamping yang terdiri dari dosen dan staf prodi IKL yang berjumlah 12 orang.

Perjalanan stula dimulai dari kampus UTM, pemberangkatan peserta dilakukan pada pukul 23.00 WIB tanggal 5 Oktober 2015 yang diikuti oleh Dekan FP dan WADEK 1 FP. Tujuan pertama tempat stula adalah BP3 (Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan) Banyuwangi. Selain melakukan stula di BP3, prodi IKL juga melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Pertanian UTM dengan BP3 Banyuwangi. Banyak pengetahuan yang diperoleh dari BP3, yaitu mahasiswa bisa belajar banyak hal mulai dari budidaya, penangkapan, bengkel kapal, navigasi, dan pengolahan hasil perikanan.

STUDI KENAL LAPANG IKL 2015_BP3

 

Perjalanan berikutnya yaitu menuju Seacorm (Balai Penelitian dan Observasi Laut). Seacorm terletak di daerah Negara Bali. Ilmu yang diperoleh dari tempat stula ini adalah mahasiswa bisa belajar tentang bioreeftek, memulihkan lingkungan yang sudah mulai rusak dengan penanaman terumbu karang. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan informasi aplikasi dari sistem informasi untuk pemetaan potensi perikanan.

STUDI KENAL LAPANG IKL 2015_Seacorm

Tempat berikutnya sebagai tujuan stula yaitu MIC (Mangrove Information Center), di tempat ini mahasiswa bisa belajar mengenai berbagai jenis mangrove dan konservasinya serta berbagai pemanfaatan dari pohon mangrove. Semua itu diperoleh dalam bentuk pemaparan materi dan melakukan tracking lokasi konservasi.

STUDI KENAL LAPANG IKL 2015_MIC

Hari terakhir dari perjalanan stula yaitu menuju Gondol, disana terdapat BBPPBL (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut), di tempat ini mahasiswa mendapatkan ilmu tentang pengembangan budidaya dari beberapa komuditas perikanan penting seperti kerapu, kepiting, kerang-kerangan dan tuna.

STUDI KENAL LAPANG IKL 2015_Gondol

Tujuan terakhir tempat stula yaitu IBRC (Indonesian Biodivercity Research Centre) yang terletak di daerah Pemuteran, sekitar 15 menit setelah Gondol. Ditempat ini mahasiswa mendapatkan ilmu tentang penelitian-penelitian tentang biodiversitas berbagai organisme baru yang ada di perairan Indonesia. Salah satunya dengan melakukan identifikasi dan analisa DNA dari spesies yang ditemukan.

STUDI KENAL LAPANG IKL 2015_IBRC

Demikian sekilas perjalanan stula IKL tahun 2015, semoga informasi yang diperoleh bisa bermanfaat dan dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan selanjutnya yaitu PKL ataupun tugas akhir skripsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *